Kau masih orang yang sama
Di tempat yang sama
Di jam yang sama
Di posisi yang sama
Dengan baju yang sama
Gaya duduk yang sama
Entah sejak kapan kumulai memperhatikanmu
Dari ratusan orang yang kutemui setiap hari, tak pernah kumengingat dengan jelas wajah orang-orang itu
Tapi berbeda denganmu
Hanya dengan sekali lihat, kubisa langsung mengingatmu dengan jelas
Kubaru menyadari, selain motivasi untuk pola hidup sehat dan menghirup oksigen yang bersih, ternyata melihatmu di tempat yang sama menjadi motivasi tambahanku
Aku bisa mengingat dengan jelas raut wajahmu, kacamatamu, botol minumanmu, gaya dudukmu, dan tempatmu menghabiskan waktu
Aku tau ini hanya akan berakhir dengan tatapan jauh yang tak pernah kau sadari
Itu bukan sebuah masalah, melihatmu di tempat yang sama setiap kuberada di sini menjadi sebuah kebahagiaan baru bagiku.
Entah dengan alasan apa, tapi kumerasa punya koneksi denganmu, mungkin kumembayangkan diriku yang sedang menempuh pendidikan di negara yang baru, jauh dari kerabat, terpisah dari sahabat, dan pusing dengan tugas kuliah serta stres dengan budaya yang baru.
Satu-satunya hal yang menenangkan hanyalah duduk diam, hening, meskipun pikiran ramai.
Kumembayangkan diriku beberapa tahun ke depan berada di negara yang jauh dari tempat tinggalku, memperjuangkan masa depan yang kuharapkan akan indah, meski harus melewati berbagai duri dan kerikil.
Kemarin, sempat terlintas di pikiranku untuk menghampirimu, mengajakmu berteman, mencoba membuka pembicaraan denganmu, mendengar keluh kesahmu tentang beratnya adaptasi dengan bahasa, budaya, dan lingkungan yang baru, tapi kuurungkan niatku karena aku wanita timur yang terlalu gengsi untuk membuka pembicaraan dengan orang asing, atau mungkin aku terlalu takut dianggap creepy, di lubuk hatiku yang paling dalam aku mengerti bahwa mungkin kamu tidak mencari teman yang baru, kamu hanya butuh waktu dengan dirimu sendiri, tenggelam hanyut dalam pikiranmu sendiri di tengah keramaian.
Untukmu, orang asing yang akan tetap menjadi asing.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar